Kumpulan Berita
IHSG dibuka menguat ke level 7.816 pada awal perdagangan. Sektor energi menjadi pendorong utama penguatan indeks. Sejumlah saham mencatatkan kenaikan dan penurunan signifikan. (157 karakter)
IHSG ditutup melemah 1,21% ke 7.736,07 akibat aksi jual saham big cap. Sektor transportasi dan teknologi jadi pemberat utama. ANTM, SMGR, INKP jadi top gainers, sementara ARTO, KLBF, MAPA jadi top losers. Nilai transaksi Rp23,48 triliun.
IHSG terkoreksi tajam, namun BEI memastikan tidak akan memberlakukan trading halt. Fundamental pasar Indonesia tetap kuat, didukung penambahan bobot emiten dalam indeks global. Investor diimbau bijak dan tidak terpengaruh rumor.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan signifikan dalam beberapa hari terakhir usai ada aksi demo.
Di tengah anjloknya IHSG, Menko Airlangga Hartarto meyakinkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025, PMI manufaktur, inflasi terkendali, dan neraca perdagangan surplus menjadi indikatornya.
IHSG mengalami penurunan signifikan di awal September 2025, anjlok 2,69% ke level 7.620. Pelemahan ini dipicu oleh koreksi di hampir semua sektor. Simak analisis mendalam dan dampaknya bagi investor.
Aksi demo berdampak pada ekonomi Indonesia. IHSG anjlok, Rupiah tertekan, modal asing keluar, bisnis tutup. Pengusaha waspada, ruang dialog dibutuhkan demi stabilitas ekonomi nasional. Ekonomi dunia sedang tidak baik-baik saja. Pertahanan terbaik kita adalah penguatan ekonomi domestik
IHSG diprediksi tertekan akibat sentimen negatif demo. Analis menilai pasar modal sensitif terhadap stabilitas dan meminta pemerintah memberikan komunikasi yang jelas untuk menenangkan pasar. Investor disarankan mengambil posisi defensif.