Kumpulan Berita
IIF menandatangani Perjanjian Fasilitas Penjaminan dengan Arkora Hydro pada 20 Mei 2026 untuk mendukung penerbitan Sukuk Ijarah.
IIF memperkuat tata kelola risiko iklim sebagai bagian dari strategi perusahaan sebagai katalisator pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memperoleh fasilitas pendanaan dengan total Rp1,3 triliun dari lembaga keuangan domestik dan internasional pada awal 2026.
PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) meraih laba bersih Rp185,3 miliar pada 2025. Angka ini naik 51,2 persen dibanding laba tahun lalu.
FinDev Canada mengumumkan penandatanganan fasilitas pinjaman sebesar USD30 juta atau setara Rp504 miliar (kurs Rp16.800 per USD) kepada PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF)
Pembangunan infrastruktur berkelanjutan menjadi salah satu prioritas karena memberikan manfaat jangka panjang.
Pemerintah menyatakan tidak akan bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam pembangunan infrastruktur.