Kumpulan Berita
Indonesia memperkuat hilirisasi industri baja dengan investasi Rp100 miliar.
Langkah proaktif ini diawali pada bulan Mei 2025 saat tim perwakilan Krakatau Steel melakukan kunjungan ke Delong Steel Group di China
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan peningkatan tarif impor baja dan aluminium dari 25% menjadi 50% pada akhir Mei 2025
Indonesia akan memasok baja gulungan canai panas/Hot Rolled Coils (HRC) tanpa emisi karbon ke pasar Eropa.
Industri baja dalam negeri menghadapi ancaman impor baja murah dari China.
Sektor konstruksi menjadi penopang pertumbuhan produksi baja lokal.
Nilai ekspor besi baja saat ini meningkat menjadi USD28,48 miliar atau setara Rp446 triliun.
Menurut Wapres, industri baja berperan vital dalam menyokong pertumbuhan sebuah negara.