Kumpulan Berita
Komisi VI DPR RI menyoroti perkembangan industri baja nasional
Indonesia akan memasok baja gulungan canai panas/Hot Rolled Coils (HRC) tanpa emisi karbon ke pasar Eropa.
Industri baja dalam negeri menghadapi ancaman impor baja murah dari China.
Konsumsi baja di Indonesia mengalami kenaikan setiap tahun. Konsumsi baja RI tembus 15 juta ton per tahun.
Nilai ekspor besi baja saat ini meningkat menjadi USD28,48 miliar atau setara Rp446 triliun.
Menurut Wapres, industri baja berperan vital dalam menyokong pertumbuhan sebuah negara.
Neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2022 kembali mencetak surplu
Kemendag merespons adanya informasi maraknya importasi bahan baku BjLS dan BjLAS asal Tiongkok