Kumpulan Berita
Di tengah masa pandemi saat ini, berbagai sektor ekonomi mengalami dampak salah satunya disebabkan oleh turunnya daya beli masyarakat.
BI mencatat kredit properti pada Juli 2020 kembali mengalami perlambatan, dari 4,2% (yoy) pada Juni 2020 menjadi 3,5% (yoy).
Bisnis properti merupakan salah satu bidang usaha yang ramai diminati masyarakat.
Pahala Nugraha Mansury mengungkapkan setelah pemerintah melonggarkan PSBB industri properti kembali menggeliat.
Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan harga properti residensial pada triwulan III 2020 bakal melambat.
BPKN dari 2017 hingga 2020 sektor industri perumahan menjadi sektor yang paling banyak diadukan oleh masyarakat.
Sektor properti ternyata turut terkena imbas akan wabah virus Corona atau Covid-19.
Konsumen di Indonesia dinilai lebih cerdas dalam membelanjakan uang yang mereka miliki saat pandemi virus corona atau Covid-19.