Kumpulan Berita
Terkendalinya inflasi saat ini membuktikan bahwa kekhawatiran sejumlah pengamat ekonomi mengenai risiko inflasi yang tidak terkendali tidak terbukti.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi Indonesia berada di angka 0,13 persen pada April 2026.
Health Trends 2026 Report dari Mercer Marsh Benefits (MMB), melaporkan bahwa biaya medis diperkirakan meningkat sebesar 12,5 persen di Asia dan 17,8 persen di Indonesia, jauh lebih tinggi dibandingkan proyeksi inflasi umum sebesar 2,5%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Maret 2026 sebesar 3,48 persen. Angka ini melandai dari bulan sebelumnya yang mencapai 4,76 persen.
Angka ini menunjukkan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 110,50 pada Februari menjadi 110,95 pada Maret 2026.
Kenaikan ini salah satunya dipengaruhi oleh efek dasar rendah (low-base effect), seperti yang terjadi pada inflasi tahunan Januari 2026.
Keputusan menahan suku bunga di level 4,75 persen dinilai tepat di tengah lonjakan inflasi, derasnya arus modal asing keluar (capital outflow)
Inflasi di awal tahun dipengaruhi pemberian stimulus.