Kumpulan Berita
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,21 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada September 2025.
Pemerintah daerah (pemda) diperingatkan agar tidak membiarkan inflasi tinggi terus terjadi, karena berdampak langsung pada daya beli masyarakat.
Harga beras, minyak goreng, bawang putih, daging ayam, dan telur ayam terpantau naik. Sementara beberapa komoditas lain seperti beras medium, jagung, bawang merah, dan cabai justru mengalami penurunan harga.
Harga pangan di akhir pekan ini menunjukkan kenaikan pada komoditas cabai dan daging ayam. Sementara itu, beberapa komoditas lain seperti bawang merah dan beras mengalami penurunan harga. Simak daftar harga selengkapnya!
Bank Indonesia (BI) memprediksi kinerja penjualan eceran akan terus tumbuh pada Agustus 2025, tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang mencapai 222,3. Pertumbuhan ini didorong oleh suku cadang, bahan bakar, dan barang rekreasi.
Menkeu Purbaya sebut ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah pemulihan global, tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 sebesar 5,12%. Target pertumbuhan 5,4% di 2026, didukung konsumsi rumah tangga dan investasi.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan potensi kenaikan inflasi yang didorong oleh harga bahan pokok, terutama beras.
Buruh menuntut kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5-10,5%. Apindo DKI Jakarta menyatakan banyak pengusaha masih tertekan dan meminta pertimbangan pemerintah dalam menetapkan kenaikan upah. Kondisi usaha yang belum sepenuhnya pulih menjadi perhatian.