Kumpulan Berita
Menkeu Purbaya sebut ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah pemulihan global, tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 sebesar 5,12%. Target pertumbuhan 5,4% di 2026, didukung konsumsi rumah tangga dan investasi.
Harga pangan hari ini, 3 September 2025 terpantau mengalami kenaikan. Beras premium, cabai rawit merah, gula konsumsi, daging ayam ras, telur ayam ras mengalami kenaikan. Sementara beberapa komoditas lain seperti bawang, jagung, minyak goreng mengalami penurunan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan potensi kenaikan inflasi yang didorong oleh harga bahan pokok, terutama beras.
Menko Airlangga Hartarto meyakinkan pelaku usaha dan investor bahwa rencana investasi tidak terganggu meski ada penyampaian aspirasi. Fundamental ekonomi Indonesia solid dan pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas.
Di tengah anjloknya IHSG, Menko Airlangga Hartarto meyakinkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025, PMI manufaktur, inflasi terkendali, dan neraca perdagangan surplus menjadi indikatornya.
IHSG mengalami penurunan signifikan di awal September 2025, anjlok 2,69% ke level 7.620. Pelemahan ini dipicu oleh koreksi di hampir semua sektor. Simak analisis mendalam dan dampaknya bagi investor.
Pemerintah dan DPR menyepakati asumsi makro ekonomi dalam RAPBN 2026, termasuk pertumbuhan ekonomi 5,4%, inflasi 2,5%, dan nilai tukar Rp16.500 per dolar AS. Target pembangunan juga ditetapkan, seperti penurunan pengangguran dan kemiskinan.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, memproyeksikan inflasi 2025 di 2,5%. Inflasi inti terkendali, volatile food ditekan, dan rupiah diperkirakan stabil didukung neraca pembayaran sehat, inflasi rendah, pertumbuhan ekonomi tinggi, dan komitmen BI.