Kumpulan Berita
IHSG dibuka menguat 0,27% ke level 8.187,70 pada Kamis (9/10/2025). Sektor energi dan konsumer siklikal memimpin kenaikan, sementara LQ45 sedikit melemah. Transaksi awal mencapai Rp1,2 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan menghadiri Dialog Pelaku Pasar Modal di BEI dan bertemu dengan jajaran direksi bursa, Ketua BEI, dan Ketua OJK. Purbaya optimistis terhadap pergerakan saham dan IHSG.
IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,04% ke 8.166,03 setelah sempat mencetak rekor. Aksi jual investor terhadap saham big cap menjadi penyebab. Sektor keuangan, infrastruktur, dan kesehatan menjadi pemberat indeks.
Menteri Investasi Rosan Roeslani optimis Indonesia akan menjadi anggota OECD dalam 2-3 tahun. Hal ini sejalan dengan keterbukaan RI terhadap kerja sama ekonomi global di tengah dinamika geopolitik. Keterlibatan dalam RCEP, IPEF, dan BRICS menunjukkan komitmen penguatan ekonomi nasional.
IHSG ditutup melemah pada sesi pertama perdagangan, tertekan aksi jual investor pada saham-saham berkapitalisasi besar. Sektor keuangan, infrastruktur, properti, kesehatan, dan konsumer siklikal menjadi pemberat indeks. Apa penyebab dan bagaimana dampaknya?
Harga emas mencetak rekor tertinggi, menembus USD 4.000 per ounce. Pemicunya adalah kekhawatiran ekonomi dan politik global, diperparah oleh shutdown pemerintah AS yang menunda rilis data ekonomi penting. Investor mencari safe haven.
IHSG ditutup menguat 29,39 poin ke level 8.169,28 pada perdagangan Selasa (7/10/2025). Sektor energi dan infrastruktur menjadi pendorong utama, sementara saham ASLI, TRIN, dan FOLK menjadi top gainers.
Dua Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GI BEI) binaan MNC Sekuritas berhasil meraih penghargaan dalam acara Investor Protection Month (IPM) 2025.