Kumpulan Berita
Indonesia mengecam keras serangan udara Israel ke Doha, Qatar yang diklaim menargetkan para pemimpin Hamas.
MUI mengecam serangan Israel ke Doha, Qatar, yang menargetkan pimpinan Hamas.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku menerima peringatan tentang serangan Israel ke Qatar dari militer AS, dalam sebuah pernyataan di media sosial.
Pejabat senior Hamas, Khalil al-Hayya, berhasil selamat dari upaya pembunuhan yang menargetkan dirinya di Doha. Namun, serangan itu menewaskan putranya, Humam, serta salah satu ajudan utama, sementara kontak dengan tiga pengawal lainnya dilaporkan terputus.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant menyatakan, bahwa serangan udara Israel di ibu kota Qatar, Doha, merupakan tindakan yang sepenuhnya dibenarkan. Serangan tersebut dikaitkan dengan insiden penembakan di Yerusalem Timur yang sehari sebelumnya menewaskan enam warga Israel.
Kementerian Dalam Negeri Qatar menyatakan, bahwa suara ledakan yang terdengar sebelumnya di ibu kota Doha merupakan akibat serangan terhadap markas Hamas.
Militer kemudian mengebom sebuah menara tinggi di Kota Gaza.
Diperkirakan masih ada 48 sandera Israel yang berada di Gaza, dengan 20 orang kemungkinan masih hidup.