Kumpulan Berita
Ferdinand Hutahaean menuding pelaporan oleh GAMKI terhadap Jusuf Kalla (JK) ditunggangi kepentingan politik.
Pengamat politik, Boni Hargens menilai tidak ada unsur pidana dalam ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), terkait pernyataan soal mati syahid. Namun, ia meyakini ada dimensi politik dalam penyebaran potongan video tersebut.
Ferdinand menceritakan asal mula sebelum dirinya melayangkan somasi terbuka di media sosial terhadap JK.
Ade Armando menegaskan, dirinya tidak pernah sekalipun mengatakan Pak JK menistakan agama.
Arief mengakui bahwa dia menghubungi staf JK untuk menyampaikan keinginannya bertemu JK, melalui WhatsApp.
Menurut Razman, para pendukung Jokowi, khususnya dia tidak pernah menyinggung soal JK dalam kasus ijazah Jokowi.
GAMKI menilai klarifikasi JK tidak sesuai substansi karena itu pelaporan masih tetap berlanjut.
Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin mendesak polisi tidak melanjutkan atau menghentikan kasus dugaan penistaan agama terhadap mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) sebagaimana dilaporkan sejumlah ormas.