Kumpulan Berita
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) mengumpulkan sejumlah tokoh perundingan perdamaian konflik Poso-Ambon untuk menjelaskan maksud ceramahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang belakangan menjadi sorotan.
Abu Janda pun menanggapi bahwa laporan yang dilayangkan terhadapnya merupakan dendam politik dan kebencian.
Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penghasutan dan provokasi buntut potongan ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK). Lantas, apa respons keduanya terkait laporan tersebut?
Sejumlah tokoh agama yang pernah terlibat langsung dalam proses perdamaian Perjanjian Malino I dan Perjanjian Malino II turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Aliansi Profesi Advokat Maluku melaporkan Permadi Arya (Abu Janda) dan Ade Armando terkait unggahan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), di Universitas Gadjah Mada (UGM). Laporan tersebut dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada Senin (20/4/2026).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, turut merespons pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) yang mengungkit punya jasa besar bagi Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi Presiden ke-7 RI.
Jubir mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK), Abdullah Husein menegaskan, JK tidak emosional saat menyampaikan klarifikasinya terkait dugaan penistaan agama. Di mana, JK juga menyinggung soal perannya dalam pencalonan Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden.
Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) buka suara terkait polemik ceramahnya di masjid kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dituding sebagai penistaan agama. Bahkan, sampai berujung pelaporan ke kepolisian.