Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat masih menjadi yang terluas secara nasional. Hingga akhir Juni 2026, luas lahan yang terbakar mencapai 28.216,31 hektare.
Ancaman karhutla dan kekeringan biasanya meningkat pada periode bulan Juni, Juli, dan Agustus.
Karhutla terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan dan Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat masih adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana paling dominan di Indonesia pada periode 11??"12 Juni 2026. Provinsi di Sumatera dan Kalimantan tercatat memiliki titik api aktif yang terus ditangani tim gabungan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Indonesia akan mengalami musim kemarau yang lebih panjang dan kering pada 2026. Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi yang akan memasuki musim kemarau.
Periode Juni hingga Agustus diperkirakan memasuki fase kemarau dan fenomena Super El Nino yang berpotensi meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mensupervisi pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menangani darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan.