Kumpulan Berita
Peninjauan pada malam hari tersebut dilakukan untuk melihat kondisi terkini di tengah masih adanya kabut asap sekaligus memastikan penanganan karhutla di lapangan berjalan optimal.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan September 2026 masih menjadi fase kritis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Kondisi cuaca kering yang masih dominan, pengaruh El Nino, serta tingginya jumlah titik panas (hotspot) menjadi faktor yang perlu terus diwaspadai seluruh pemangku kepentingan.
Penanganan bencana membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk Polri.
BNPB mengungkapkan bahwa penanganan karhutla di berbagai daerah terus nerjalan secara optimal.
Inpres ini akan mempersempit ruang pengecualian pembukaan lahan dengan cara membakar.
Polda Sumatera Selatan melalui Polres Banyuasin, terus mengintensifkan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), di wilayah Kabupaten Banyuasin.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 80.026 personel, untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Tiga helikopter CH-47 Chinook milik Jepang akan memperkuat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Ketiganya ditargetkan mulai melakukan operasi water bombing, pada 12-19 September 2026.