Kumpulan Berita
Berikut Kisah Heroik Dokter Emergensi di Balik Evakuasi Kecelakaan Kereta Bekasi Timur.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta kembali menutup perlintasan sebidang liar. Kali ini, penutupan dilakukan di petak jalan antara Stasiun Cawang dan Stasiun Tebet, yang menjadi akses penghubung kawasan Kebon Baru dan Tebet.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih melakukan analisis data, terkait kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Salah satu yang akan diteliti KNKT adalah isi black box mobil taksi Green SM yang tertemper kereta di dekat stasiun.
Ke-12 korban dirawat di 7 rumah sakit.
Armada taksi listrik itu ternyata belum dimaintenance atau servis berkala meski kendaraan sudah lebih dari 24 ribu kilometer (km).
Pemeriksaan ini untuk memastikan tentang early warning system dari pengawas menara ke KA Argo Bromo tersampaikan ataukah tidak.
Polisi masih mendalami kasus kecelakaan maut yang melibatkan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur. Hingga kini, penyidik telah memeriksa 39 orang saksi terkait insiden tersebut.
VP Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melanjutkan proses pendampingan kepada pelanggan dan keluarga terdampak kejadian di Stasiun Bekasi Timur agar seluruh tahapan penanganan berjalan dengan baik hingga selesai.