Kumpulan Berita
Sistem persinyalan dalam peristiwa tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, menjadi sorotan. Namun, pemerintah belum menyimpulkan adanya gangguan pada sistem tersebut sebelum hasil investigasi resmi keluar.
Seluruh korban telah diserahkan kepada tim medis dan dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam, menimbulkan puluhan korban luka-luka, bahkan sejumlah korban meninggal dunia.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya Muhammad Syafii, memastikan seluruh korban tewas dalam tabrakan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur merupakan perempuan dewasa. Ia menegaskan tidak ada korban anak-anak dalam peristiwa tersebut.
Syafii memastikan tidak ada lagi korban yang ditemukan di lokasi kecelakaan.
Korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur dilakukan evakuasi ke sejumlah rumah sakit. Sebanyak 10 jenazah yang dibawah ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur sampai kini belum teridentifikasi.
PT KAI (Persero) memberikan nomor darurat hingga cara ambil barang hilang pasca kecelakaan kereta KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 malam.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin duduk termenung di depan KRL yang rusak parah, usai ditabrak KA Argo Bromo.