Kumpulan Berita
Kasus penganiayaan dan penelantaran anak di salah satu daycare di Yogyakarta menyita perhatian netizen.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengecam keras dugaan kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha di Yogyakarta.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyatakan, pemerintah mulai melakukan penyisiran terhadap tempat penitipan anak (daycare) yang tidak berizin di wilayah Kota Yogyakarta.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, diduga lebih tersistematis.
Dugaan kekerasan anak terjadi di Daycare Little Aresha, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Hal itu terungkap setelah polisi melakukan pengerebekan pada Jumat 24 April 2026. Penggerebekan dilakukan usai adanya laporan dugaan tindak kekerasan anak di daycare tersebut.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY memberikan pendampingan psikologis bagi anak-anak korban dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, diduga lebih tersistematis. Pola tersebut terdeteksi selama KPAI melakukan pendampingan terhadap kasus ini.
Jumlah tersangka dalam kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, berpotensi bertambah. Hingga saat ini, polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dan masih terus mendalami kasus tersebut.