Kumpulan Berita
Abu Rokhmad juga mengajak masyarakat memperluas kepedulian sosial melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
Dalam Munas kali ini melahirkan sejumlah rekomendasi penting bagi masa depan pendidikan Ma?? had Aly.
Menurutnya, dalam konteks kehidupan berbangsa yang plural, nilai kasih sayang dan persaudaraan menjadi modal penting untuk mencegah gesekan sosial.
Ia mengingatkan, bahwa perjalanan panjang pesantren juga mencatat masa ketika lembaga ini terpinggirkan oleh modernisasi kolonial.
Menurutnya, ketika warga majelis taklim berinteraksi dengan masyarakat lintas agama, mereka membawa nilai persaudaraan dan keteduhan.
Zayadi menjelaskan, Kemenag membuat Festival Majelis Taklim untuk mengakomodasi berbagai ekspresi syiar keagamaan dalam format yang kreatif dan relevan.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, hal ini merupakan bentuk nyata dari semangat kerukunan dan komitmen Kemenag dalam merawat keberagaman Indonesia.
Direktur Penerangan Agama Islam, Kemenag, Ahmad Zayadi, mengungkapkan bahwa kegiatan Interfaith Harmony Camp 2025 bukan sekadar perjumpaan simbolik, melainkan ruang tumbuh bagi kolaborasi yang berkelanjutan.