Kumpulan Berita
Aksi mogok pedagang daging sapi resmi berakhir. Pemerintah bersama asosiasi pedagang dan pelaku usaha sepakat menjaga stabilitas harga dan pasokan daging sapi menjelang Ramadhan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyatakan masuknya beras ilegal ke Indonesia membawa dampak yang jauh lebih berbahaya dibanding sekadar kerugian negara secara materi. Hal itu disampaikan menyusul temuan 1.000 ton beras ilegal dalam sidak di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, pada 19 Januari 2026.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengusulkan tambahan anggaran untuk pemulihan sektor pertanian di sejumlah titik di wilayah Sumatera pasca bencana banjir bandang. Di hadapan Komisi IV DPR RI dalam Rapat Kerja yang diselenggarakan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (14/1/2026), Mentan Amran meminta tambahan anggaran sebesar Rp5,1 triliun.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap dirinya sempat menderita vertigo dan asam lambung akibat tekanan kerja yang tinggi demi mengejar target swasembada pangan. Hal itu disampaikan Amran saat pengumuman capaian swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Kementerian Pertanian (Kementan) membentuk 33 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian yang tersebar di 33 provinsi Indonesia. Pembentukan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 39 Tahun 2025.
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) kembali menyalurkan 220 ton bantuan kemanusiaan program Kementan Peduli bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Bantuan tersebut dikirim menggunakan KRI Makasar dan tiba sekira pukul 19.30 WIB di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kota Lhoksumawe, Aceh, pada Rabu (24/12/2025).
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap adanya pelanggaran penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di sejumlah daerah. Traktor yang semestinya gratis untuk petani justru dipungut biaya oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa realisasi serapan anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2025 hingga November baru mencapai 72%. Ia menyebut rendahnya serapan anggaran disebabkan oleh adanya pemblokiran anggaran sebesar Rp8 triliun.