Kumpulan Berita
Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat pengawalan sentra produksi pangan nasional di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bersama BUMN pangan memperkuat pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari strategi menjaga swasembada pangan secara berkelanjutan.
Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penetapan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) untuk program pengembangan dan hilirisasi perkebunan tebu tahun 2026 guna mengejar target pengembangan kawasan tebu nasional seluas 97.970 hektare di 11 provinsi. Langkah percepatan dilakukan dengan menggerakkan seluruh pabrik gula, baik BUMN maupun swasta, agar terlibat aktif dalam pemenuhan CPCL dan verifikasi lahan di lapangan.
Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat langkah peningkatan serapan pasar dan hilirisasi produk peternakan sebagai strategi utama menstabilkan harga telur ayam ras di tingkat peternak. Upaya ini dilakukan menyusul fluktuasi harga telur di sejumlah daerah akibat tingginya pasokan dan melemahnya daya serap pasar dalam beberapa pekan terakhir.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana saat meninjau langsung lokasi di Desa Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (14/4/2026). Meski anggaran rehabilitasi telah tersedia sejak awal tahun, proses pemulihan di lapangan dinilai belum berjalan optimal.
Pemerintah terus memperkuat pengelolaan sumber daya air sebagai langkah strategis dalam meningkatkan indeks pertanaman (IP) dan produktivitas pertanian nasional.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi fenomena Godzilla El Nino pada April 2026. Kondisi ini diperkirakan memicu musim kemarau lebih panjang dan kering di Indonesia sehingga berpotensi menekan produksi sektor pertanian nasional.
Kementerian Pertanian terus mempercepat hilirisasi subsektor perkebunan nasional guna meningkatkan nilai tambah komoditas dan kesejahteraan pekebun. Langkah ini dilakukan melalui penyiapan lahan, identifikasi Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL), serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.