Kumpulan Berita
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memamerkan salah satu capaian di tahun pertama Kepemimpinan Presiden Prabowo - Gibran terkait capaian lifting minyak yang akhirnya capai target APBN 2025.
Indonesia dipastikan mendapat tambahan 12% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) secara cuma-cuma, meningkatkan kepemilikan menjadi 63,2%. Kesepakatan ini merupakan hasil negosiasi terkait perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) setelah 2041.
Penjualan Pertalite turun di 2025, sementara konsumsi BBM non-subsidi naik signifikan. Masyarakat beralih ke BBM berkualitas. Kompensasi subsidi Pertalite diprediksi turun Rp12,61 triliun. Market share BBM non-subsidi naik dari 11% menjadi 15%.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melantik sejumlah pejabat eselon I. Rotasi ini bertujuan meningkatkan kinerja kementerian, terutama dalam penertiban tambang ilegal dan program hilirisasi. Ahmad Erani Yustika dilantik menjadi Sekjen Kementerian ESDM, Irjen Pol Yudhiawan menjadi Inspektur Jenderal.
Pertamina diminta memasok BBM ke SPBU swasta untuk atasi kelangkaan. Usulan Kementerian ESDM ini masih dibahas, Pertamina jamin stok aman hingga akhir tahun. SPBU swasta dituding dihalangi impor BBM oleh Pertamina dan ESDM.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kirim tim investigasi ke lokasi longsor di tambang bawah tanah Freeport, Tembagapura. Prioritas utama adalah evakuasi 7 pekerja yang terjebak. Operasional tambang dihentikan sementara.
Kementerian ESDM meminta SPBU swasta membeli BBM dari Pertamina untuk mengatasi kelangkaan di beberapa daerah. Pemerintah telah menambah alokasi impor, namun jika masih kurang, SPBU swasta diminta membeli dari Pertamina. Peningkatan permintaan BBM RON 90+ juga mengurangi ketergantungan pada BBM subsidi.
Pemerintah mewajibkan PLN membeli listrik dari PLTSa untuk mengatasi masalah sampah dan mendukung energi terbarukan. Prioritas diberikan pada daerah dengan produksi sampah tinggi, melibatkan BPI Danantara untuk investasi.