Kumpulan Berita
BPS melaporkan tingkat kemiskinan dan pengangguran di Indonesia turun. Data ini sejalan dengan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan garis kemiskinan nasional yang tercatat Rp669.235 per kapita per bulan pada Maret 2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat kemiskinan di Indonesia turun. pada Maret 2026 tingkat kemiskinan sebesar 8,07 persen.
Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa masih banyak persoalan yang dihadapi Indonesia, mulai dari rendahnya gaji guru, terbatasnya lapangan kerja
Pelaksanaan APBN 2025 berfungsi efektif sebagai instrumen fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi, melindungi masyarakat
Presiden Prabowo Subianto menyoroti sejumlah persoalan ekonomi nasional, mulai dari belum naiknya gaji guru dan pegawai negeri sipil (PNS)
Presiden memberi perhatian khusus terhadap efektivitas penyaluran berbagai program perlindungan sosial, mulai dari Program Keluarga Harapan
Kementerian Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) menitiberatkan peningkatan penyaluran kredit ke pelaku usaha berkorelasi pada penurunan angka kemiskinan.