Kumpulan Berita
Senjata itu merupakan salah satu pusaka Mataram bernama Tombak Kiai Plered. Konon tombak itu memiliki kesaktian memudahkan Sutawijaya, yang berusia belasan tahun.
Pangulu istana atau jabatan tokoh agama, konon mendapat jabatan tertinggi di bidang keagamaan semasa Kerajaan Mataram Islam.
Sebelumnya Sultan Amangkurat I begitu menggebu-gebu menyerang Banten yang merupakan kerajaan sahabat sendiri.
Keberhasilan mengalahkan Arya Penangsang itulah yang membuat Ki Pamanahan akhirnya diberikan hadiah tanah di Hutan Mentaok.
Karena terlalu banyaknya kebutuhan pekerja, Sultan Amangkurat I sampai harus turun tangan langsung.
Mataram langsung runtuh seketika. Istananya porak poranda akibat serangan sekutu dari Kerajaan Sriwijaya itu. Airlangga yang waktu itu melangsungkan pernikahan, melarikan diri kabur dari kejaran pasukan lawan.
PASUKAN Kerajaan Mataram di bawah kekuasaan Panembahan Senopati bertempur dengan Madiun dan Ponorogo.
Retna Dumilah pada Serat Kandha dikisahkan dengan berani melawan Senopati dan pasukannya.