Kumpulan Berita
Aksi ini melibatkan ASN Pemerintah Provinsi Papua, komunitas, gereja, Brimob Polda Papua serta masyarakat membersihkan area stadion.
Sejumlah suporter merusak sejumlah fasilitas stadion seperti kursi pemain, layar monitor VAR, hingga kamera milik wartawan.
Sejumlah supporter yang kecewa dengan hasil akhir menyerang pemain dan wasit hingga merusak sejumlah fasilitas.
Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan data terkini dari otoritas resmi di negaranya terkait jumlah korban jiwa akibat aksi kerusuhan besar-besaran yang terjadi beberapa waktu lalu. Korban tewas mencapai ribuan orang.
Mantan pegawai ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), Laras Faizati Khairunnisa, divonis enam bulan penjara karena terbukti menghasut publik lewat media sosial dalam rangkaian aksi demonstrasi berujung ricuh pada akhir Agustus 2025.
Kelompok hak asasi manusia (HAM) yang berbasis di Amerika Serikat (AS), HRANA, menyatakan hingga Senin 12 Januari 2026 malam telah memverifikasi kematian 646 orang dalam kerusuhan di Iran.
Dia berharap agar kejadian ini tak terulang di kemudian hari. Pramono mempersilahkan aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus ini sampai tuntas.
Polisi sempat melakukan olah TKP di Gedung ACC, Kwitang, Jakarta Pusat pada 19 September 2025 usai terbakar akibat kerusuhan.