Kumpulan Berita
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto meresmikan Program Ketahanan Pangan Nusakambangan.
Presiden Prabowo Subianto memperingatkan jajaran menterinya agar program prioritas tidak boleh ada hambatan
Komisi IV DPR RI menyoroti lemahnya strategi ketahanan pangan nasional oleh Kementan. Mereka menekankan pentingnya kebijakan konkret untuk kesejahteraan petani, keuntungan pedagang, dan harga beras terjangkau bagi konsumen. Penurunan luas panen dan stagnasi produktivitas padi juga menjadi perhatian.
BPS memproyeksikan produksi beras nasional mencapai 31,04 juta ton hingga Oktober 2025, melampaui total produksi 2024. Optimalisasi lahan dan kondisi iklim mendukung peningkatan ini, mengukuhkan langkah Indonesia menuju swasembada beras dan cita-cita menjadi lumbung pangan dunia.
Bulog siap memaksimalkan anggaran Rp22,7 triliun dari pemerintah di tahun 2026 untuk membangun penggilingan beras modern dan membeli RMU canggih demi mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo.
Menteri Pertanian optimis Indonesia mencapai swasembada pangan pada 2025 jika perubahan iklim terkendali. Strategi pemerintah dan proyeksi lembaga pangan dunia mendukung target ini, meski tantangan impor dan kritik tetap ada.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diproyeksikan membutuhkan 6.000 ton beras, 9.000 ton daging dan sayur, 10.500 ton buah, 90 juta butir telur, dan 13,5 juta liter susu per hari untuk 82,9 juta penerima manfaat. Kerja sama lintas sektor diperlukan.
Indonesia berhasil menghentikan impor beras di tengah krisis pangan global. Stok beras nasional melimpah, bahkan mencapai rekor tertinggi dalam 57 tahun terakhir. Harga beras dunia pun ikut terpengaruh, turun ke level terendah dalam 8 tahun.