Kumpulan Berita
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan permintaan dan penerimaan uang, terkait penerbitan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer merespons kesaksian yang menyebut Menteri Ketenagakerjaan periode 2019??"2024, Ida Fauziyah, diduga menerima aliran dana Rp50 juta terkait pengurusan sertifikat K3.
Mantan Sub Koordinator/Kepala Seksi Bidang Akreditasi Kelembagaan dan Sistem Manajemen K3 periode 2015??"2020, Chandrales Riawati Dewi mengakui adanya praktik pemberian ?? uang terima kasih”, dari Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) guna mempercepat proses penerbitan sertifikat K3.
Namun demikian, Noel tidak merinci apakah tiga huruf itu menandakan singkatan partai. Ia juga enggan memberikan clue terkait warna yang identik dengan parpol tersebut.
Noel menanggapi soal operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenker) Immanuel Ebenezer alias Noel menyatakan operasi tangkap tangan (OTT) yang tengah rutin dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya sekadar membuat konten.
Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), mengungkap dugaan aliran uang ke sosok yang disebut ?? Ibu Menteri”.
Mendengar hal itu, Ketua Majelis Hakim, Nur Sari Baktia merespons. Ia menjelaskan, pihaknya mengantongi surat kuasa dari Noel untuk Munarman hingga KTA yang berlaku hingga 2035.