Kumpulan Berita
OJK memastikan ketentuan penyaluran kredit kepada program strategis pemerintah yang tertuang dalam revisi Peraturan OJK tentang Rencana Bisnis Bank (RBB) tidak bersifat mandatori
Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit perbankan hingga Maret 2026 mencapai 9,49 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibandingkan capaian bulan sebelumnya yang berada di level 9,37 persen.
Model proses terintegrasi yang dirancang untuk mempercepat layanan, meningkatkan kapasitas, serta menjaga kualitas portofolio kredit
BRI mencatatkan total penyaluran kredit mencapai Rp1.521 triliun sepanjang 2025. Angka penyaluran kredit BRI ini naik 12,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Industri perbankan nasional masih memiliki ruang yang solid untuk menopang pertumbuhan kredit ke depan dengan kondisi likuiditas dan permodalan yang kuat dan memadai.
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa pertumbuhan kredit pada Januari 2026 menunjukkan tren penguatan dibandingkan akhir tahun sebelumnya, yang menjadi modal penting bagi akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penyaluran kredit pada November 2025 tumbuh sebesar 7,74 persen secara tahunan (year-on-year)
Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah telah menarik dana Rp75 triliun dari bank.