Kumpulan Berita
Aksi protes melawan militer Myanmar pun terus terjadi.
Militer dilaporkan menembakkan peluru tajam ke arah demonstran penentang kudeta.
Sebanyak 8.000 penduduk di negara bagian Chin, telah melarikan diri.
Militer Myanmar kehilangan sumber pemasukan.
Insiden ini tampak seperti kudeta kedua di Mali dalam kurun waktu sembilan bulan.
Insiden ini terjadi hanya beberapa bulan setelah kudeta militer menggulingkan presiden Mali sebelumnya.
Orang tua menolak memasukkan anak-anak mereka ke sekolah karena kudeta, sementara banyak siswa menolak kembali ke sekolah.
Junta Myanmar kembali menunda proses pengadilan terhadap Suu Kyi.