Kumpulan Berita
Kuwait melaporkan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) yang menghantam wilayah udaranya di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Militer Kuwait menyatakan, sistem pertahanan udara berhasil mencegat proyektil yang masuk sebelum mencapai sasaran.
Iran dan AS kembali bertukar serangan meski keduanya masih dalam gencatan senjata.
Garda Revolusi Iran (IRGC) membantah bertanggung jawab atas serangan yang menghantam Bandara Internasional Kuwait, dan menewaskan satu orang serta melukai puluhan lainnya.
AS mengklaim semua rudal Iran gagal mencapai target.
Berikut 5 Negara yang Tidak Punya Jalur Kereta Api.
Jet tempur F-5 adalah pesawat lawas yang diproduksi pada 1959 dan tertinggal secara teknologi dibandingkan sistem persenjataan AS.
CENTCOM mengatakan semua awak pesawat-pesawat tersebut selamat.
Sebanyak tiga tentara Amerika Serikat sebelumnya dilaporkan tewas dalam serangan rudal Iran ke pangkalan AS di Kuwait.