Kumpulan Berita
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan laba bersih sebesar Rp57,5 triliun sepanjang tahun 2025 atau tumbuh sebesar 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh penyaluran kredit yang solid serta efisiensi operasional yang semakin membaik.
Emiten pertambangan emas, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatat laba bersih sebesar USD71 atau sekitar Rp 1,1 triliun hingga akhir kuartal III-2025.
Bank Jakarta meraup laba bersih Rp520,81 miliar pada kuartal III-2025. Angka ini tumbuh tumbuh 1,46% (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp513,23 miliar.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatatkan Laba sebesar Rp2,74 triliun, tumbuh 5,02% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil membukukan kinerja gemilang sepanjang periode Januari-September 2025, baik dari sisi pencapaian laba bersih, penyaluran kredit, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), maupun peningkatan aset.
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo membukukan laba setelah pajak sebesar Rp127,30 miliar hingga September 2025.
Bank Mandiri meraih laba bersih konsolidasi Rp24,5 triliun di semester I 2025, meski turun YoY. Kredit tumbuh 11% melampaui industri. Aset naik 11,4%. UMKM tumbuh signifikan. NPL terjaga rendah. DPK naik, didorong dana murah.
Laba Summarecon (SMRA) turun 33% di semester I/2025. Analis Maybank Sekuritas tetap merekomendasikan Buy dengan target harga Rp640. Pendapatan recurring menjadi penopang kinerja. Potensi divestasi aset dan IPO SMIP jadi katalis positif.