Kumpulan Berita
Rendahnya literasi keuangan dapat menyebabkan berbagai kerugian finansial dan menjadi pintu masuk bagi para pelaku investasi ilegal.
Presiden Joko Widodo menginstruksikan supaya pengembangan keuangan digital menggunakan prinsip Indonesia sentris
Literasi keuangan dan digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus ditingkatkan
Tingkat literasi asuransi di Indonesia masih rendah
Pelajar perlu dibekali pemahaman keuangan yang memadai, karena termasuk dalam kategori pelaku ekonomi
Literasi keuangan diperlukan untuk mengatasi pinjaman online (pinjol) ilegal yang terus marak.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong peningkatan literasi keuangan seiring terus meningkatnya jumlah investor individu.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, di tahun 2019 literasi asuransi di Indonesia berada di angka 19,4%.