Kumpulan Berita
Tingkat literasi asuransi di Indonesia masih rendah
Pelajar perlu dibekali pemahaman keuangan yang memadai, karena termasuk dalam kategori pelaku ekonomi
Literasi keuangan diperlukan untuk mengatasi pinjaman online (pinjol) ilegal yang terus marak.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong peningkatan literasi keuangan seiring terus meningkatnya jumlah investor individu.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, di tahun 2019 literasi asuransi di Indonesia berada di angka 19,4%.
Inklusi keuangan Indonesia baru 49% dan literasi keuangan mencapai 38% dari total populasi
Saat ini, anak-anak sudah semakin paham dengan teknologi di tengah dunia yang semakin canggih ini.
Inklusi keuangan dan literasi keuangan di Indonesia masih terbilang rendah.