Kumpulan Berita

LMKN


Musik
12 August 2025

Setel Musik di Hajatan Ternyata Dikenakan Royalti 2 Persen, Begini Mekanismenya

Penggunaan musik di acara pernikahan kini dikenakan royalti sebesar 2?ri total biaya produksi musik. Simak penjelasan lengkap mengenai mekanisme pembayaran dan pendistribusian royalti ini dari WAMI.

Musik
9 August 2025

Lantik Komisioner LMKN, Pemerintah Minta Penarikan dan Distribusi Royalti Dilakukan Transparan

Komisioner LMKN periode 2025-2028 dilantik. Pemerintah tekankan transparansi penarikan dan distribusi royalti. Kenaikan signifikan distribusi royalti jadi bukti sistem mulai berjalan. Permenkum 27/2025 perkuat regulasi & pengawasan.

Musik
9 August 2025

LMKN Bakal Tempatkan LMK di Daerah, Supaya Lebih Maksimal Tarik Royalti

LMKN memperluas jangkauannya dengan menempatkan LMK di daerah. Langkah ini bertujuan mengoptimalkan penarikan royalti bagi pencipta lagu. Komisioner LMKN yang baru dilantik diharapkan bekerja transparan dan akuntabel.

Musik
8 August 2025

Pemerintah Lantik 10 Komisioner LMKN Periode 2025-2028, Ada Marcell Siahaan hingga Makki Ungu

Kemenkum lantik 10 Komisioner LMKN periode 2025-2028, termasuk Marcell Siahaan dan Makki Ungu. Fokus pada transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam pengelolaan royalti musik di era digital.

Hot Gossip
5 August 2025

Piyu Padi Reborn: Kafe Tak Perlu Takut soal Royalti Musik!

Piyu Padi menanggapi keresahan kafe soal royalti musik. Ia menegaskan tak perlu takut karena sudah diatur UU Hak Cipta. AKSI usulkan tarif dan pelaksanaan ke LMKN. Kafe banyak yang memilih hening.

Musik
20 July 2025

Makki Ungu Tanggapi Protes Musisi Dapat Royalti Kecil

Makki Ungu buka suara soal keluhan dari para pencipta lagu yang menganggap royalti mereka terlalu kecil.

Musik
22 January 2024

Kisruh Royalti, Ahmad Dhani Yakin Ada Maling di LMKN

Ahmad Dhani menduga adanya kejanggalan dari pembagian royalti yang dilakukan Lembaga Manajemen Kolektif

Musik
22 January 2024

Kata Ahmad Dhani soal LMKN Sebut Musisi Langgar Hukum Jika Urus Royalti Sendiri

Ahmad Dhani mengkritik pernyataan yang sempat disampaikan pihak Lembaga Manajemen Kolektif Nasional