Kumpulan Berita
Tren kunjungan masyarakat ke mal menunjukkan peningkatan yang cukup positif.
Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) membantah anggapan bahwa fenomena Rojali (Rombongan Jarang Beli dan Rohana (Rombongan Hanya Nanya) mencerminkan penurunan daya beli masyarakat. Istilah yang belakangan ramai diperbincangkan itu dinilai bukan hal baru dalam dinamika pusat perbelanjaan.
Cuaca buruk yang melanda DKI Jakarta berdampak pada menurunnya kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan.
Kebijakan WFM mulai diterapkan. Hal ini terlihat di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, sejumlah kafe dimanfaatkan para pekerja untuk bekerja dari mana saja.
Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budiharjo Iduansjah melaporkan adanya tren kenaikan signifikan pada angka penjualan ritel di pusat perbelanjaan dalam dua minggu terakhir.
Tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan akan mulai meningkat sehubungan industri usaha ritel di Indonesia mulai memasuki periode menjelang Natal
Rojali, Rohana dan Romusa adalah tipe-tipe rombongan yang viral belanja di mal. Frasa ringan seperti Rojali, Rohana, dan Romusa kini menjadi sorotan netizen.
Pusat perbelanjaan atau mal harus segera menyiapkan strategi baru di tengah mencuatnya fenomena Rojali (Rombongan Jarang Beli).