Kumpulan Berita
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, matel melakukan penagihan dengan cara bergerombol sehingga membuat orang yang ditagih merasa terintimidasi.
Kerugian diakibatkan sejumlah kendaraan, lapak usaha, dan fasilitas umum yang dirusak oleh massa terafiliasi dua debt collector yang dikeroyok.
Dia berharap agar kejadian ini tak terulang di kemudian hari. Pramono mempersilahkan aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus ini sampai tuntas.
Dari pemeriksaan, pada jasad korban tersebut ditemukan luka yang diakibatkan pukulan dengan tangan kosong.
Salah satu pedagang, Acoy mengatakan, warung miliknya yang berjualan sate taichan turut ludes dilalap si jago merah.
Dua orang debt collector alias mata elang dikeroyok pengguna jalan di kawasan TMP Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
Keributan pun tak terhindarkan akibat aksi penarikan itu.
Saat kejadian, mobil tersebut sedang dibawa mahasiswa berinisial ARP (19).