Kumpulan Berita
Badan Gizi Nasional (BGN) turut mengikuti Karnaval Nusantara di kawasan Monas-Bundaran HI, Jakarta, pada Senin (17/8/2026) malam. Bahkan, BGN memberikan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka saat karnaval.
Komeng menilai pelaksanaan di lapangan perlu diperbaiki agar program tersebut dapat berjalan lebih optimal.
Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, salah satu fokus utama dari pemanfaatan dana pendidikan tahun depan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah tidak boleh membiarkan masih adanya anak Indonesia yang mengalami stunting. Karena itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG), dipastikan terus dilanjutkan dengan sejumlah perbaikan dan efisiensi.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan program Makan Bergizi Gratis merupakan terobosan dalam mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045. Ia berkata, program itu bukan semata-mata dipandang membagi makanan, tetapi bentuk ikhtiar negara dalam mencerdaskan bangsa.
Badan Gizi Nasional (BGN) menutup permanen sebanyak 504 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi. Penutupan dilakukan berdasarkan laporan Dinas Kesehatan di seluruh Indonesia yang disampaikan melalui Kementerian Kesehatan.
Dalam pertemuan itu, Sudaryono yang ditemani jajaran BGN membahas kerja sama di bidang perdata dan tata usaha negara.
Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan peserta didik untuk mengonsumsi makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sesuai waktu dan tempat yang telah ditentukan. Para siswa juga diminta tidak membawa pulang makanan MBG ke rumah.