Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional kuartal II-2026 tidak akan turun dari capaian pertumbuhan 5,5 persen kuartal awal tahun. Bendahara negara menekankan optimismenya soal fundamental ekonomi nasional dan kinerja keuangan sejauh ini.
Guru Besar Universitas Airlangga, Rahma Gafmi menilai fenomena defisit APBN Kuartal I 2026 yang menyentuh Rp240,1 triliun atau sekitar 34 persen dari target tahunan sebagai bentuk strategi front-loading yang agresif. Namun, realisasi ini perlu disikapi dengan kewaspadaan tinggi guna menghindari risiko hard landing pada kuartal berikutnya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait viralnya pengadaan ribuan motor listrik untuk kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). ‴Menurut Purbaya, penggunaan anggaran dalam program Badan Gizi Nasional (BGN) seharusnya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan utama, khususnya belanja makanan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan pemerintah untuk menahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Purbaya meluruskan bahwa keputusan strategis tersebut bukanlah hasil pemikiran satu instansi saja, melainkan produk kerja kolektif lintas kementerian.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan nilai tukar Rupiah yang saat ini menembus level Rp17.100 per Dolar AS telah masuk dalam hitungan simulasi pemerintah. Menkeu menyatakan bahwa lonjakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur belanja maupun penerimaan negara karena pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario cadangan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kebijakan mengenai gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga saat ini masih dalam tahap pembahasan.
Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan perkembangan rencana untuk menarik PT PNM dari bawah naungan BPI Danantara.
Membuka layanan pengurusan Coretax hingga pelaporan SPT Tahunan dengan harga mulai dari Rp50 ribu sampai Rp100 ribu