Kumpulan Berita
Pemerintah memperkuat langkah bersih-bersih mafia pangan, tidak hanya melalui penindakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga dengan membenahi sistem distribusi pangan dan pupuk dari hulu hingga hilir. Salah satu langkah besar yang dilakukan adalah pencabutan 2.231 izin pengecer dan distributor pupuk subsidi bermasalah di berbagai daerah.
Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia akan menjadi negara swasembada daging dalam lima tahun ke depan. Hal itu ia sampaikan saat Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu 23 Mei 2026 kemarin.
Indonesia mencatat tonggak baru transformasi industri pupuk nasional melalui ekspor pupuk urea ke Australia dengan nilai mencapai sekitar Rp7 triliun. Di saat yang sama, pemerintah juga berhasil menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen serta menambah volume pupuk untuk petani nasional, menandai penguatan sektor pupuk dari hulu hingga hilir.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan melimpah.
Pemerintah akan melepas ekspor pupuk ke Australia di tengah dinamika global yang memengaruhi pasokan pangan dan sarana produksi pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menginstruksikan penguatan infrastruktur pengairan nasional untuk mengantisipasi dampak kekeringan akibat fenomena El Nino. Langkah ini dilakukan guna menjaga produksi pangan nasional tetap aman di tengah ancaman cuaca ekstrem.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan Indonesia mencapai swasembada pangan. Impor pangan strategis Indonesia saat ini hanya berada di kisaran 5 persen.
Cadangan beras nasional mencatat sejarah baru dalam ketahanan pangan Indonesia. Per 23 April 2026, stok beras nasional mencapai angka 5.000.198 ton, tertinggi yang pernah dicapai sepanjang sejarah.