Kumpulan Berita
Realisasi serapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Indonesia tercatat telah mencapai sekitar 112 ribu ton pada awal tahun 2026. Angka ini meningkat lebih dari 700 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya berada di kisaran 14 ribu ton.
enteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan seluruh Rumah Potong Hewan (RPH) untuk melarang para jagal yang memotong sapi untuk tidak menaikkan harga daging sapi, sebagai bagian dari kesiapan pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional menjelang bulan Ramadhan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyatakan masuknya beras ilegal ke Indonesia membawa dampak yang jauh lebih berbahaya dibanding sekadar kerugian negara secara materi. Hal itu disampaikan menyusul temuan 1.000 ton beras ilegal dalam sidak di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, pada 19 Januari 2026.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyatakan ketahanan pangan nasional dalam kondisi aman, termasuk di Provinsi Aceh yang hingga saat ini masih dalam proses pemulihan pasca bencana banjir bandang.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengusulkan tambahan anggaran untuk pemulihan sektor pertanian di sejumlah titik di wilayah Sumatera pasca bencana banjir bandang. Di hadapan Komisi IV DPR RI dalam Rapat Kerja yang diselenggarakan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (14/1/2026), Mentan Amran meminta tambahan anggaran sebesar Rp5,1 triliun.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap dirinya sempat menderita vertigo dan asam lambung akibat tekanan kerja yang tinggi demi mengejar target swasembada pangan. Hal itu disampaikan Amran saat pengumuman capaian swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyatakan ketersediaan pupuk nasional berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan petani hingga tahun 2026. Pemerintah, telah menyiapkan alokasi pupuk sebesar 9,5 juta ton untuk mendukung produksi pangan nasional.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan penyerapan beras sebesar 2 hingga 2,5 juta ton pada panen raya 2026 sebagai bagian dari penguatan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sekaligus upaya menjaga harga gabah tetap menguntungkan petani.