Kumpulan Berita

Mentan.


Hot Issue
28 November 2025

Banjir Aceh dan Sumatera, Mentan Pastikan Lahan Pertanian dan Pasokan Pangan Aman

Bencana banjir bandang yang melanda Aceh dan beberapa wilayah di Sumatera tidak berdampak signifikan terhadap produktivitas pangan

Hot Issue
25 November 2025

Kementan Amankan 40,4 Ton Beras dan 4,5 Ton Gula Ilegal di Batam

Berdasarkan data temuan di lapangan, barang yang diamankan meliputi beras 40,4 ton, gula pasir 4,5 ton, minyak goreng 2,04 ton

Hot Issue
24 November 2025

Serapan Anggaran Kementan Baru 72 Persen, Mentan Ungkap Alasannya 

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa realisasi serapan anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2025 hingga November baru mencapai 72%. Ia menyebut rendahnya serapan anggaran disebabkan oleh adanya pemblokiran anggaran sebesar Rp8 triliun.

Hot Issue
23 November 2025

Mentan Bongkar Beras Impor Ilegal 250 Ton, Diduga Milik Multazam Sabang Group

Mentan mengumumkan temuan beras impor ilegal 250 ton di Sabang, Provinsi Aceh diduga milik PT Multazam Sabang Group.

Hot Issue
23 November 2025

Mentan Bongkar Beras Impor Ilegal 250 Ton di Aceh

Mentan membongkar beras impor ilegal sebanyak 250 ton masuk ke wilayah Indonesia melalui Sabang, Aceh.

Hot Issue
13 November 2025

Amran Copot ASN yang Sewakan Lahan Negara

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mencopot oknum aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pertanian yang terbukti menyewakan lahan negara seluas 300 hektare kepada pihak luar.

Hot Issue
4 November 2025

Produksi Beras RI Naik 4,1 Juta Ton, Tertinggi Sejak 2019

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyatakan produksi beras nasional akan meningkat signifikan hingga 4,1 juta ton pada akhir 2025. Kenaikan ini menjadi capaian tertinggi sejak tahun 2019.

Hot Issue
31 October 2025

RI Siapkan 15 Ribu Hektare untuk Proyek Pertanian Palestina

Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan komitmennya dalam memberikan dukungan nyata kepada Palestina, khususnya di sektor pangan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan lahan investasi seluas 10.000 hingga 15.000 hektare di Kalimantan Utara yang akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu untuk perkebunan pangan, peternakan dan agroindustri.