Kumpulan Berita
Tanpa disadari, makanan yang dikonsumsi sehari-hari bisa mengandung bahan kimia dari plastik seperti PFAS dan BPA.
Teh celup merupakan salah satu minuman yang umum dikonsumsi masyarakat setiap hari. Namun, tak banyak yang mengetahui bahwa kantong teh tertentu terbuat dari bahan sintetis yang berpotensi melepaskan mikroplastik ke dalam minuman saat diseduh dengan air panas.
Kandungan mikroplastik selama ini kerap dikaitkan dengan makanan laut (seafood). Namun, penelitian menunjukkan bahwa paparan mikroplastik ternyata juga terdapat dalam berbagai makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, meminta masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.
Publik tengah dihebohkan dengan air hujan Jakarta yang disebut mengandung mikroplastik.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap bahwa air hujan di Jakarta mengandung partikel mikroplastik berbahaya yang berasal dari aktivitas manusia di perkotaan. Temuan ini menjadi peringatan bahwa polusi plastik kini tidak hanya mencemari tanah dan laut, tetapi juga atmosfer.
Baru-baru ini heboh 5 merek teh celup yang beredar di Indonesia disebut-sebut mengandung mikroplastik yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.