Kumpulan Berita

Muktamar NU.


Nasional
15 June 2026

Penuhi Syarat Administratif, Cucu Pendiri NU Gus Salam Akan Maju Calon Ketua Umum PBNU

<!--pagebreak-->Standar kaderisasi formal, syarat calon ketua umum PBNU pada Muktamar ke-35 Agustus 2026 nanti, akan diturunkan.

Nasional
8 June 2026

Jelang Mukmatar NU, Soliditas Warga Nahdliyin Teladan Khidmah untuk Kemaslahatan Umat

Selama forum, beberapa PCNU menanggapi dan menyampaikan catatan terhadap dinamika organisasi, terutama PBNU selama ini.

Nasional
6 June 2026

Jelang Muktamar ke-35, Eks Ketum PMII Gus Hery Sowan ke Sahabat Gus Dur Kiai Manarul

Tokoh sepuh Nahdlatul Ulama, Kiai Manarul Hidayat, memberikan restu dan dukungan moral kepada Gus Hery Haryanto Azumi untuk berkhidmat lebih luas dalam kepemimpinan PBNU.

Nusantara
2 June 2026

Jelang Muktamar Ke-35 NU, Halaqoh Nasional Boyolali Rumuskan 9 Seruan

Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), sejumlah kiai, intelektual pesantren, dan aktivis Nahdliyin yang tergabung dalam forum Halaqoh Nasional di Pondok Pesantren Al Musthofa Ngeboran, Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, menyerukan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap arah organisasi dan kepemimpinan PBNU.

Nasional
21 May 2026

Punya Nilai Historis Perjalanan NU, Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35

Kalangan Nahdliyin di wilayah Cirebon dan sekitarnya menginginkan muktamar organisasi Islam terbesar di Indonesia itu digelar di tanah para ulama dan pesantren tua.

Nasional
15 May 2026

Jelang Muktamar ke-35, NU Harus Jadi Rumah Bersama bagi Semua Kader

Pengasuh Pesantren Sidogiri, Pasuruan itu menambahkan, Ra Azaim menginginkan adanya persatuan kader di internal NU. Pasalnya, langkah ini untuk kebaikan umat.

Megapolitan
28 April 2026

Muktamar NU ke-35, Gus Rosikh: Saatnya Kembalikan PBNU ke Pondok Pesantren!

Dia juga berharap proses kepemimpinan di PBNU ke depan benar-benar mencerminkan integritas, kapasitas keilmuan, serta komitmen terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Nasional
27 April 2026

Pesan Ulama Sepuh Banjar: NU Harus Dijalankan dengan Landasan Keilmuan Pesantren!

Kiai Muhammad Wildan Salman alias Guru Wildan merupakan keturunan dari Syeikh M. Arsyad Al-Banjari (Datuk Kelampayan), Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan.