Kumpulan Berita

Muktamar NU.


Nasional
19 August 2026

Dapat Restu 3 Poros Pesantren Besar, Gus Salam: NU Besar karena Barokah Kiai

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dijadwalkan akan berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 di Pesantren Tambakberas.

Nasional
14 August 2026

Kiai Dimyati Sebut Sejumlah PCNU-PWNU Belum Terima Undangan Muktamar

Cicit Syaikhona Kholil Bangkalan, Kiai Dimyati Muhammad alias Lora Dim mengatakan, padahal waktu pelaksanaan Muktamar NU tinggal menghitung hari.

Nasional
11 August 2026

Gus Rozin Akan Kembalikan Marwah NU dan Perkuat hingga Pelosok

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dijadwalkan akan berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 di Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Nasional
9 August 2026

Cucu Pendiri NU Gus Salam hingga Pengasuh Ponpes Tebuireng Gus Kikin Masuk Bursa Ketum PBNU

Salah satu kuncinya kata dia adalah terletak pada kapasitas keilmuan dan pengalaman nyata berkhidmah yang dibutuhkan NU dari para kandidat Caketum PBNU.

Nusantara
7 August 2026

Cucu Pendiri NU Sebut Kerukunan Umat Beragama di Sulteng Sangat Tinggi

Menurut Gus Salam, karakter dan perkembangan Nahdlatul Ulama di Sulawesi Tengah menunjukkan potensi besar untuk terus berkembang.

Nusantara
7 August 2026

Menuju Muktamar NU, Gus Rozin Gaungkan Penguatan Pesantren dan Ukhuwah Nahdliyah

Dukungan terhadap KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin terus menguat menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU). Kali ini, dukungan datang dari jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Banten

Nasional
3 August 2026

Jelang Muktamar, Ketua Umum PBNU Diminta Penuhi 9 Kriteria Ini

Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar pada 27-31 Agustus 2026 di Jombang, Jawa Timur, dinilai harus menghasilkan pemimpin yang berintegritas dan mampu membawa organisasi menghadapi berbagai tantangan zaman.

Nasional
23 July 2026

Jelang Muktamar, Waketum MUI Kiai Marsudi Syuhud Masuk Bursa Caketum PBNU

Sosok seperti Kiai Marsudi Syuhud, menurut penuturan Kiai Fadli cocok memimpin NU, karena Kiai Marsudi punya rutinan manakiban di kediamannya, di pesantren Darul Hikmah Kedoya.