Kumpulan Berita
Dalam kondisi cuaca lebih kering dan berdebu, kinerja AC sangat bergantung pada komponen krusial yang kerap luput dari perhatian, yaitu filter AC.
BMKG memprakirakan hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia sepekan ke depan atau periode 17 hingga 23 April 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah kabar yang menyebut kemarau 2026 akan menjadi yang terparah dalam 30 tahun terakhir.
BMKG mengingatkan potensi kondisi cuaca yang lebih kering pada 2026 sehingga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko karhutla.
Berdasarkan analisis BMKG, puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2026 mencakup 429 ZOM atau sekitar 61,4% wilayah Indonesia
Kondisi ini dipicu oleh berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026, yang kini telah bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan sudah 63% wilayah Indonesia berdasarkan Zona Musim (ZOM) hingga awal September 2025. Sementara, masih ada satu wilayah diprediksi berpotensi banjir.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan berdasarkan informasi yang diterima BNPB, bencana kekeringan melanda sejumlah wilayah di Jawa, Indonesia, pada awal Agustus 2025 ini.