Kumpulan Berita
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Agustus 2026. Kondisi ini harus mulai diantisipasi seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan ketersediaan air, kondisi kesehatan, serta kebutuhan multisektor yang terdampak dapat terkendali.
Puncak musim kemarau ini diperkirakan akan terjadi pada Agustus 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di wilayah Indonesia bakal terhadi pada bulan Agustus 2026.
Dalam kondisi cuaca lebih kering dan berdebu, kinerja AC sangat bergantung pada komponen krusial yang kerap luput dari perhatian, yaitu filter AC.
BMKG memprakirakan hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia sepekan ke depan atau periode 17 hingga 23 April 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah kabar yang menyebut kemarau 2026 akan menjadi yang terparah dalam 30 tahun terakhir.
BMKG mengingatkan potensi kondisi cuaca yang lebih kering pada 2026 sehingga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko karhutla.
Berdasarkan analisis BMKG, puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2026 mencakup 429 ZOM atau sekitar 61,4% wilayah Indonesia