Kumpulan Berita
Sejumlah ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) menyampaikan kritik serta refleksi terhadap kondisi organisasi menjelang Muktamar ke-35 NU. Pandangan tersebut disampaikan dalam Halaqah Refleksi Kepemimpinan PBNU yang digelar Forum Ulama Nahdliyin (FUN) di Aula Universitas Darul Ulum, Jombang, Rabu (26/8/2026).
Para peserta juga menyoroti berbagai dinamika yang belakangan muncul di lingkungan NU. Mulai dari konflik internal di tingkat pengurus pusat yang berujung pada saling pemecatan hingga polemik terkait pelibatan unsur Zionis Israel dalam sejumlah kegiatan resmi organisasi. Berbagai persoalan tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama demi menjaga marwah NU.
Ketua Umum LPOI Kiai Said Aqil Siroj, mengatakan, Tiongkok telah berhasil mengubah gaya hidup (lifestyle) dunia.
PBNU juga berencana memanggil secara resmi kelima Nihdliyin untuk melakukan klarifikasi.
Kelima Nahdliyin tersebut yakni, Gus Syukron Makmun, Zainul Maarif, Munawar Aziz, Nurul Bahrul Ulum, dan Izza Annafisah Dania.
Pertemuan lima Nahdliyin atau warga Nadhlatul Ulama (NU) dengan Presiden Israel, Isaac Herzog menuai kontroversi.
Menurut Gus Ipul langkah kelima orang tersebut sangat sangat tidak bijaksana di tengah situasi yang memanas antara Israel dan Palestina.
PBNU sebut kunjungan kelima warga NU itu ke Israel tidak atas nama organisasi.