Kumpulan Berita
Pengasuh Pesantren Sidogiri, Pasuruan itu menambahkan, Ra Azaim menginginkan adanya persatuan kader di internal NU. Pasalnya, langkah ini untuk kebaikan umat.
Sehingga kata dia, pelaksanaan muktamar dan mekanisme pemilihan pimpinan NU dilakukan dengan proses yang baik dan benar-benar dipercaya.
Kehadiran Gibran menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa ulama sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan kalangan pesantren, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.
Kiai Muhammad Wildan Salman alias Guru Wildan merupakan keturunan dari Syeikh M. Arsyad Al-Banjari (Datuk Kelampayan), Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan.
Nahdlatul Ulama (NU) didorong agar bisa mandiri, tanpa ketergantungan dengan pihak eksternal. Harapan ini agar dapat dibawa saat Muktamar ke-35 NU serta untuk melahirkan pemimpin yang lebih baik.
Gagasan tersebut untuk membangkitkan dan menggairahkan NU melalui strategi kaderisasi berjenjang, masif dan sistematis.
Wacana arah kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjadi perhatian menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35.
Menurutnya, para intelektual NU dan Nahdliyyin pasti sudah mengetahui, bahkan memahami tentang kondisi PBNU dan NU secara umum pada beberapa tahun terakhir.