Kumpulan Berita

Nusron Wahid.


Property
19 January 2026 19:13 WIB

Nusron Wahid soal Sertifikat Tanah Jadi 'THR' Lebaran Buat Korban Bencana Sumatera

Nusron Wahid menunda pemberian sertifikat tanah kepada para korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga pembangunan rumah hunian tetap (huntap).

Hot Issue
19 January 2026 18:03 WIB

Nusron Wahid Ungkap 1,2 Juta Hektare Hutan di Sumatera Dibabat untuk Aktivitas Tambang dan Perkebunan

Ada 1,2 juta hektare (ha) kawasan hutan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang berubah fungsi sebagai hutan.

Property
13 December 2025

3 Fakta Banjir dan Longsor Sumatera karena Banyak Pohon Hilang, Waspada Mafia Tanah

Penyebab bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 dikarenakan banyak pohon yang hilang.

Hot Issue
17 November 2025

Mafia Tanah Tetap Ada Sampai Kiamat Kalau Pegawai BPN Mau Diajak Kongkalikong

Nusron Wahid menjelaskan maksud pernyataan yang menyebut mafia tanah akan tetap ada sampai kiamat kurang dua hari.

Property
17 November 2025

Nusron Sebut Mafia Tanah Masih Ada Sampai Kiamat, Ini Faktanya

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menegaskan bahwa mafia tanah tidak akan pernah sepenuhnya hilang.

Property
16 November 2025

5 Fakta Mafia Tanah Masih Ada Sampai Kiamat, Pegawai BPN Jangan Goyah

Mafia tanah masih menjadi momok yang mengkhawatirkan di Indonesia

Property
14 November 2025

JK Klaim Punya 5 Bukti Dokumen Kepemilikan Lahan Usai Tanah 16,4 Hektare Diserobot GMTD

Kuasa Hukum Jusuf Kalla, Azis Tika, mengatakan PT Hadji Kalla memiliki setidaknya lima dokumen yang bisa menjadi bukti kepemilikan lahan seluas 16,4 hektare yang berlokasi di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Property
13 November 2025

Nusron Wahid: Mafia Tanah Sampai Kiamat Kurang Dua Hari Masih Ada

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid blak-blakan soal praktik mafia tanah