Kumpulan Berita
Masalah obesitas kian mendapat perhatian seiring meningkatnya prevalensi dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Selain berisiko memicu penyakit metabolik, obesitas juga kerap menjadi persoalan psikologis karena penderitanya sulit mengendalikan rasa lapar dan porsi makan.
Presiden AS Donald Trump kembali membuat kebijakan yang membuat dunia heran. Kali ini, ia mendukung kebijakan imigrasi Amerika Serikat agar petugas visa menolak pemohon visa yang mengalami obesitas.
Konsumsi gula berlebihan dapat memicu berbagai penyakit serius seperti diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, penyakit hati berlemak, dan peradangan kronis. Batasi asupan gula untuk kesehatan jantung dan organ vital lainnya.
Studi terhadap 82.000 wanita menunjukkan tidur kurang dari 5 jam meningkatkan risiko kematian hingga 15%. Tidur 6-7 jam adalah ideal. Pola tidur mempengaruhi metabolisme dan kesehatan jangka panjang.
Kebiasaan jajan manis, junkfood, merokok, kurang olahraga, begadang, alkohol, narkoba memicu sakit jantung di usia muda. Kementerian Kesehatan RI mengingatkan pentingnya perubahan gaya hidup untuk pencegahan dini.
Operasi bariatrik, termasuk gastric sleeve, bypass, dan balloon, menjadi solusi obesitas yang populer. Ibunda Tasya Kamila menjalaninya karena obesitas dan komplikasi kesehatan. Prosedur ini bekerja mengurangi volume lambung dan modifikasi pencernaan.
Seblak, kuliner Indonesia, viral di Thailand. Dokter mengingatkan bahaya konsumsi berlebihan, seperti gangguan lambung, obesitas, dan diabetes. Tips aman konsumsi seblak: batasi porsi, pilih isian sehat, dan kurangi rasa pedas/asin.
Pola makan anak sangat dipengaruhi kebiasaan keluarga. Orang tua harus jadi teladan dengan konsumsi makanan bergizi, batasi jajanan ultra-proses, perbanyak sayur & buah. Hindari 'generasi micin' dengan pola hidup sehat.