Kumpulan Berita
Di tengah jeda perang antara Iran dan AS, Iran telah mengajukan sebuah proposal damai tertulis kepada AS. Iran mengajukan tiga tuntutan dengan pendekatan bertahap, yaitu meredakan eskalasi militer dengan memberlakukan gencatan senjata permanen ke Iran dan Lebanon, membuka kembali Selat Hormuz, dan menunda pembahasan program nuklir ke fase berikutnya. Di sisi lain, AS merespons dengan penolakan yang tidak kalah tegas. Washington menilai bahwa isu nuklir justru harus menjadi pintu masuk utama, bukan ditunda. Tulisan ini mencoba mengulas ?? perdamaian parsial” ini.
Data Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) menunjukkan bahwa meski Jakarta telah memiliki sistem angkutan umum yang relatif berkembang, 78 persen warganya masih mengandalkan kendaraan pribadi untuk bergerak sehari-hari.
Makna emansipasi perempuan mengalami perkembangan seiring dengan zaman.
Sepanjang sejarah, Indonesia telah lama menjadi salah satu kontributor pasukan perdamaian PBB yang paling konsisten. Per Januari 2026, terdapat 756 personel TNI yang bertugas di bawah bendera UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon). Mereka hadir di sana bukan dengan membawa misi penaklukan dan peperangan, namun dengan membawa mandat dunia, yaitu menjaga stabilitas, melindungi warga sipil, dan mengawal perdamaian.
Pada situasi perang, satu prinsip hukum internasional yang tak boleh dilanggar adalah perlindungan terhadap warga sipil dan petugas kemanusiaan.
Selat Hormuz yang dikuasai oleh Iran adalah selat sempit yang memisahkan Iran dengan Oman dan Uni Emirat Arab ini adalah nadi energi dunia. Hampir 20 % perdagangan minyak global melintasi perairan ini setiap hari.
Arta Moeini, pakar politik internasional dan grand strategy Amerika Serikat menegaskan ini hanya beberapa jam setelah terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran. Ia menilai kegagalan Operation Epic Fury terhadap rezim Iran telah membuktikan ketahanan rezim kepada dunia, dan kini lebih mengakar, radikal, dan berorientasi pada keamanan daripada bulan lalu.
Jika Iran memutuskan untuk melakukan balasan penuh, perang tidak akan berhenti di Israel, namun meluas ke Kawasan Teluk. Iran memiliki jaringan pengaruh yang luas di Kawasan, sejak dari Lebanon, Irak, Suriah, hingga Yaman. Kelompok-kelompok bersenjata yang selama ini menjadi sekutu strategisnya bisa membuka front baru secara simultan. Karenanya, dalam situasi seperti itu, Israel tidak hanya menghadapi satu musuh, tetapi lingkaran konflik regional.