Kumpulan Berita
Iironi besar terjadi di Teluk ketika hujan seharusnya membasahi tanah yang gersang, namun yang turun adalah hujan rudal.
Dampak negatif menggunakan media sosial (medsos) secara berlebihan pada remaja (Gen Z) dibahas di banyak kesempatan dan forum.
Media nasional dan internasional pada Senin petang (2 Maret 2026) menurunkan headline mengenai jatuhnya sejumlah pesawat tempur F-15 milik Amerika Serikat di Kuwait.
Pertama, pasca Bung Karno, Josep Boz Tito, Nehru dan Gamal Abdul Nasser, juga, Fidel Castro, tokoh serius yang berani melawan Amerika "hanya" Ayatullah Ali Khamenei. Sejatinya publik internasional banyak yang simpatik pada Iran. Ali Khamenei memenuhi dan mengisi hajat publik internasional tidak sekedar tandingan (counterculture), melainkan bagaimana bersikap "humanizing the face of enemy" (memanusiakan musuh).
Di tengah dentuman mesiu di Teheran, mata dunia kini juga tertuju pada Jakarta. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan pemegang mandat konstitusi untuk ikut menjaga ketertiban dunia, Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton pasif.
Jika terus dilakukan, maka ini menjadi kebijakan instan jangka pendek terlihat praktis, tetapi dalam jangka panjang melemahkan struktur industri nasional.
Jakarta bukan lagi sebagai pengamat atau sekadar pendukung diplomatik Palestina, tetapi sebagai aktor yang ikut terlibat dalam desain pascaperang Gaza.
Dalam beberapa bulan terakhir, posisi Indonesia makin diperhitungkan. Di UN Human Rights Council, Indonesia dipercaya menjadi ketua. Indonesia juga masuk ke dalam BRICS, klub negara ekonomi besar yang menjadi pusat perhatian dunia.