Kumpulan Berita
Jenderal Kopassus ini menjelaskan, penguatan tersebut mencakup peningkatan jumlah dan kesiapan personel yang profesional dan responsif.
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III meningkatkan pengamanan di wilayah strategis nasional, khususnya area operasional PT Freeport Indonesia. Penguatan ini dilakukan menyusul insiden serangan mendadak yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau TPNPB-OPM beberapa waktu lalu.
Dianus segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat TNI di wilayah setempat, berharap para korban segera mendapatkan pertolongan medis.
Hingga saat ini, korban penganiayaan anggota KKB tersebut masih dalam perawatan intensif dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut.
Mereka diketahui pernah terlibat dalam aksi gangguan tembakan saat pelaksanaan pembagian bantuan langsung tunai (BLT) di Kantor Distrik Sinak pada tahun 2025.
Penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan atas kasus sebelumnya yang juga berkaitan dengan jaringan distribusi senjata dan amunisi ilegal di sejumlah wilayah Papua.
Hurbianus Mirip diduga terlibat dalam aksi pembunuhan terhadap dua personel Brimob pada 13 Agustus 2025 yang disertai perampasan dua pucuk senjata api jenis AK-101.
Selain itu, aparat juga melakukan koordinasi dengan pihak Lapas Klas IIB Wamena terkait mekanisme penyerahan kembali narapidana tersebut.