Kumpulan Berita
Kontak tembak dengan KKB terjadi di dalam hutan yang berada di bagian utara Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto mengungkapkan identitas 4 anggota KKB tersebut.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) merupakan kelompok separatis yang harus ditindak. Sebab, tidak boleh ada gerakan separatis di wilayah Indonesia.
Dia menegaskan, bahwa setiap tindakan prajurit di lapangan harus dilaksanakan secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai ketentuan hukum, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas.
Baku tembak bermula saat pasukan TNI memperoleh informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata OPM Kodap VIII/Intan Jaya pimpinan Daniel Aibon Kogoya di sekitar wilayah.
Operasi penghancuran ini dilakukan segera setelah Satgas Habema menyelesaikan pengintaian titik koordinat markas Kodap III milik KKB.
Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, TNI mengembangkan penyelidikan terkait dugaan jaringan pemasok senjata yang disebut berkaitan dengan kelompok TPNPB-OPM.
Jenderal Kopassus ini menjelaskan, dari pemeriksaan tersebut, Abdon mengaku telah tiga kali mentransfer uang kepada seseorang berinisial BA untuk membeli senjata api.